
Medan | Kontingen Taekwondo Aceh Besar kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Berlaga pada Sumut National Championship 2026, para atlet muda Aceh Besar tampil luar biasa dengan memboyong 17 medali, terdiri dari 11 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.
Capaian gemilang tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan atlet yang selama ini dijalankan Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Aceh Besar. Dominasi di berbagai kategori pertandingan sekaligus menegaskan posisi Aceh Besar sebagai salah satu kekuatan baru taekwondo di Pulau Sumatera.
Dominasi di Kategori Kyorugi
Penampilan impresif ditunjukkan para atlet pada kategori Kyorugi Putra. Tujuh atlet sukses berdiri di podium tertinggi dan mempersembahkan medali emas untuk Aceh Besar, yakni Firman, Fairuz, Aziz, Adib, Adit, Rafa, dan Maher.
Di sektor Kyorugi Putri, medali emas dipersembahkan oleh Veren Tiara, yang tampil penuh percaya diri hingga mengalahkan para pesaingnya.
Tambahan tiga medali perak disumbangkan oleh Al Abrar dan Ramadhani dari Kyorugi Putra, serta Cut Aira dari Kyorugi Putri.
Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Rizki, Revan, dan Raihan di nomor Kyurugi Putra, serta Azkia dari Kyurugi Putri.
Cut Putri Jadi Atlet Terbaik Poomsae
Prestasi membanggakan juga hadir dari kategori Poomsae. Cut Putri tampil gemilang dengan meraih medali emas Poomsae Putri Tunggal. Tak hanya itu, berkat penampilannya yang konsisten dan memukau, ia juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Poomsae Putri Senior pada ajang bergengsi tersebut.
Penghargaan ini menjadi pelengkap kesuksesan kontingen Aceh Besar sekaligus menunjukkan kualitas atlet binaan daerah yang mampu bersaing di level nasional.

Ketua Pengcab: Terus Berlatih dan Raih Prestasi Lebih Tinggi
Ketua Pengcab Taekwondo Aceh Besar, Muhammad Makmun, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan tim official yang telah bekerja keras hingga mampu membawa pulang hasil membanggakan.
“Capaian ini sangat membanggakan. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan siap menghadapi berbagai kompetisi berikutnya, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional,” ujar Makmun.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet Taekwondo Aceh Besar. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Dengan torehan 11 medali emas dari total 17 medali, Taekwondo Aceh Besar tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa pembinaan olahraga yang konsisten mampu melahirkan generasi juara. Hasil ini semakin mengukuhkan Aceh Besar sebagai salah satu daerah dengan kekuatan taekwondo yang patut diperhitungkan di Sumatera, bahkan di tingkat nasional.


